Souvenir Pernikahan Trend 2017

SOUVENIR PERNIKAHAN – Buat Anda yang hendak melangsungkan acara pernikahan tahun 2017 ini, pasti mulai memikirkan cinderamata apa yang cocok dibagikan kepada tamu undangan. Kadang-kadang Anda cukup dipusingkan karena bingung mau pilih souvenir apa buat kawinan nanti. Memang ini sifatnya tidak sepenting ketika Anda akan menentukan gaun atau setelan pakaian macam apa yang mau dipakai di acara wedding. Namun demikian, rasanya kurang lengkap dan afdol kalau Anda tidak mengurus sendiri cindera mata apa yang sesuai dengan keinginan Anda.

Mengapa Anda perlu memikirkan baik-baik souvenir pernikahan Anda? Pertama, karena perkawinan sifatnya untuk jangka panjang bahkan selama-lamanya, maka acara pernikahan pun sangatlah istimewa. Ini bisa jadi satu-satunya wedding dalam hidup Anda, satu kali untuk selamanya. Maka wajar kalau Anda ingin memberikan kesan yang baik bagi keluarga besar, kolega, sahabat, dan tamu lainnya. Apalagi jika Anda adalah orang yang sangat dikenal. Souvenir yang Anda siapkan mendukung citra Anda di hadapan orang-orang, baik pada saat acara maupun setelahnya. Jadi, cinderamata apa yang sampai saat ini terbaik buat acara kawinan?

Untuk bisa menjawab souvenir pernikahan apa yang paling ok, kita perlu tahu dulu barang-barang yang sering dipesan untuk kenang-kenangan acara perkawinan beserta fungsi dan kekurangannya masing-masing.

  • Souvenir Kipas: Biasanya corak batik dan terbuat dari plastik berpola seperti kayu. Yang sering terjadi adalah kipas ini mudah rusak atau patah sehingga nama Anda dan pasangan tidak ada artinya dicetak pada kipas karena tak akan digunakan lagi.
  • Souvenir Sarung Tisu: Apa esensi dari memberikan cinderamata sarung tisu? Terkadang tamu terheran-heran kenapa pengantin menghadiahi barang nonsense ini kepada mereka. Apa yang ingin dikenang melalui sebuah sarung tisu?
  • Souvenir Tempelan Kulkas: Kalau suvenir yang satu ini lumayan befungsi menjadi pengingat akan acara wedding Anda? Karena biasanya barang semacam ini langsung ditempel ke kulkas tamu di rumah. Namun kelemahannya ini terlalu sepele dan dianggap kurang budget.
  • Souvenir Centong Nasi: Ini namanya mungkin agak “diskriminasi”. Ide yang bagus untuk ibu-ibu rumah tangga, tapi tidak untuk para lajang apalagi bujangan alias perjaka yang belum menikah. Terkadang miris rasanya, tamu sudah dukung kontribusi materi tapi cuma dapat centong.
  • Souvenir Yang Aneh-aneh: Banyak sekali cinderamata yang mulai mengarah ke barang-barang yang aneh tapi tidak begitu memiliki fungsi yang praktikal sekaligus memorable. Memang ini bergantung pada keinginan Anda dan pasangan. Tapi coba simak souvenir berikutnya:

Souvenir Pernikahan: Mug Keramik Printing

Bukan karena kami pabrik mug sehingga kami mengunggulkan mug souvenir. Tapi memang cinderamata yang satu ini punya lebih banyak kelebihan daripada yang lainnya. Secara, yang namanya drinkware (perkakas / alat minum) PASTI digunakan setiap hari. Asalkan kualitas material dan sablonnya kuat bertahan lama, pasti gelas keramik suvenir yang Anda bagi-bagikan ke tamu undangan selalu nangkring di rak piring mereka. Ya, begitulah, souvenir pernikahan yang kami sarankan adalah mug souvenir yang terbuat dari keramik. Lho kenapa bukan gelas kaca saja? Umumnya kan souvenir gelas. Kenapa mug keramik?

souvenir pernikahan

Jadi begini: Bagi Anda calon pengantin biasanya tahunya beres. Termasuk soal cinderamata pernikahan. Hanya karena souvenir gelas kaca lagi trend, apakah Anda lantas menolak ide lain yang sebenarnya lebih baik? Coba simak dulu supaya Anda mengerti kelebihan dan kekurangan masing-masing:

Kekuatan Material/Ketahanan

  • Gelas Kaca: Lebih ringan, ringkih, mudah pecah, tahan dingin/panas
  • Mug Keramik: Lebih kuat, solid, tidak mudah pecah, tahan dingin/panas

Printing Logo/Gambar/Foto/Tulisan

  • Gelas Kaca: Warna terbatas, bidang cetak tidak luas, tidak menempel permanen
  • Mug Keramik: Warna lebih variatif, bidang cetak luas, menempel permanen

Dan biasanya souvenir gelas kaca yang biasa dipesan untuk acara wedding kualitas dan ketebalannya bukan yang biasa digunakan untuk perkakas minum. Lebih menekankan sisi artistik dan mengabaikan sisi fungsionalnya. Lain halnya dengan souvenir pernikahan mug keramik souvenir. Spesifikasi mug yang kami buat tidak dibeda-bedakan, semua sama entah untuk promosi brand/merek atau souvenir kawinan. Untuk masalah packing, bukan hanya gelas kaca yang bisa tampil eye-catching, mug sablon juga bisa didandani dengan box duplex atau mica dibalut pita dan bunga yang cantik.

Jadi, bagaimana pendapat Anda? Sudah punya ide bikin cinderamata pernikahan 2017 yang lebih baik? Pesan mug keramik souvenir dari kami untuk kesan yang lebih bertahan lama!


Call Center

• Local (Jadetabek)

• Telkomsel:

• XL Axiata / Axis:

• Indosat Ooredoo:

• Smartfren:

Sales Service

Sen-Jum: 08:00-17:00 WIB
Sab-Min: 08:00-12:00 WIB

Yudi
Telp/SMS/WA: 08577 4444 050

Evra
Telp/SMS/WA: 0812 600 434 10

Mug Sample

Delivery Coverge

• SUMATERA: Aek Kanopan, Arga Makmur, Arosuka, Balige, Banda Aceh, Bandar Lampung, Bandar Seri Bentan, Bangkinang, Bangko, Banyuasin, Batam, Baturaja, Batusangkar, Bengkalis, Bengkulu, Binjai, Bintuhan, Bireuen, Blambangan Umpu, Blangpidie, Blang Kejeren, Bukittinggi, Calang, Curup, Daik, Dolok Sanggul, Dumai, Gedong Tataan, Gunung Sitoli, Gunung Sugih, Gunung Tua, Idi Rayeuk, Indralaya, Jambi, Jantho, Kabanjahe, Kalianda, Karang Baru, Karang Tinggi, Kayu Agung, Kepahiang, Kisaran, Koba, Kota Agung, Kota Bumi, Kota Pinang, Kuala Tungkal, Kutacane, Lahat, Lahomi, Langsa, Lhokseumawe, Lhoksukon, Limapuluh, Liwa, Lotu, Lubuk Basung, Lubuk Bendaharo, Lubuk Linggau, Lubuk Pakam, Lubuk Sikaping, Manggar, Manna, Martapura, Medan, Menggala, Mentok, Metro, Meulaboh, Meureude, Muara Aman, Muara Bulian, Muara Bungo, Muara Dua, Muara Enim, Muara Sabak, Muara Tebo, Muaro Sijunjung, Muko Muko, Padang Padang Aro, Padang Panjang, Padang Sidempuan, Pagaralam, Painan, Palembang, Pandan, Pangkalan Kerinci, Pangkal Pinang, Panguruan, Panyabungan, Parit Malintang, Pasir Pengarayan, Payakumbuh, Pekanbaru, Pematang Siantar, Prabumulih, Pringsewu, Pulau Punjung, Ranai, Rantau Prapat, Raya, Rengat, Sabang, Salak, Sarilamak, Sarolangun, Sawahlunto, Sei Rampah, Sekayu, Selat Panjang, Sengeti, Siak Sri Indrapura, Sibolga, Sibuhuan, Sidikalang, Sigli, Simpang Empat, Simpang Tiga Redelong, Sinabang, Singkil, Sipirok, Solok, Stabat, Subulussalam, Sukadana, Suka Makmue, Sungailiat, Sungai Penuh, Takengon, Tais, Tanjung Balai, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Enim, Tanjung Pandan, Tanjung Pinang, Tapaktuan, Tarempa, Tarutung, Tebing Tinggi, Teluk Dalam, Teluk Kuantan, Tembilahan, Toboali, Tuapejat, Ujung Tanjung • JAWA: Bandung, Bangil, Banjar, Banjarnegara, Bangkalan, Bantul, Banyumas, Banyuwangi, Batang, Batu, Bekasi, Blitar, Blora, Bogor, Bojonegoro, Bondowoso, Boyolali, Bumiayu, Brebes, Cianjur, Ciamis, Cibinong, Cikampek, Cikarang, Cilacap, Cilegon, Cirebon, Demak, Depok, Garut, Gresik, Indramayu, Jakarta, Jember, Jepara, Jombang, Kajen, Karanganyar, Karawang, Kebumen, Kediri, Kendal, Kepanjen, Klaten, Kudus, Kuningan, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magelang, Magetan, Majalengka, Malang, Mojokerto, Mungkid, Ngamprah, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pandeglang, Pare, Pati, Pasuruan, Pekalongan, Pelabuhan Ratu, Pemalang, Ponorogo, Probolinggo, Purbalingga, Purwakarta, Purwodadi, Purwokerto, Purworejo, Rangkasbitung, Rembang, Salatiga, Sampang, Semarang, Serang, Sidayu, Sidoarjo, Singaparna, Situbondo, Slawi, Sleman, Soreang, Sragen, Subang, Sukabumi, Sukoharjo, Sumber, Sumedang, Sumenep, Surabaya, Surakarta, Tasikmalaya, Tangerang, Tangerang Selatan, Tegal, Temanggung¸Tigaraksa, Trenggalek, Tuban, Tulung Agung, Ungaran, Wates, Wlingi, Wonogiri, Wonosari, Wonosobo, Yogyakarta • BALI & NUSA TENGGARA: Atambua, Baa, Badung, Bajawa, Bangli, Bima, Denpasar, Dompu, Ende, Gianyar, Kalabahi, Karangasem, Kefamenanu, Klungkung, Kupang, Labuhan Bajo, Larantuka, Lewoleba, Maumere, Mataram, Mbay, Negara, Praya, Raba, Ruteng, Selong, Singaraja, Soe, Sumbawa Besar, Tabanan, Taliwang, Tambolaka, Tanjung, Waibakul, Waikabubak, Waingapu • KALIMANTAN: Pontianak, Samarinda, Banjarmasin, Balikpapan, Singkawang, Palangkaraya, Mempawah, Ketapang, Sintang, Tarakan, Putussibau, Sambas, Sampit, Banjarbaru, Barabai, Batang Tarang, Batulicin, Bengkayang, Bontang, Buntok, Kandangan, Kotabaru, Kuala Kapuas, Kuala Kurun, Kuala Pembuang, Malinau, Marabahan, Martapura, Muara Teweh, Nanga Bulik, Nanga Pinoh, Ngabang, Nunukan, Pangkalan Bun, Paringin, Pelaihari, Penajam, Pulang Pisau, Purukcahu, Rantau, Sangatta, Sekadau, Sendawar, Sukadana, Sukamara, Sungai Raya, Tamiang, Tanah Grogot, Tanjung, Tanjung Selor, Tanjung Redeb, Tenggarong, Tideng Pale • SULAWESI: Airmadidi, Ampana, Amurang, Andolo, Banggai, Bantaeng, Barru, Bau-Bau, Benteng, Bitung, Bolaang Uki, Boroko, Bulukumba, Bungku, Buol, Buranga, Donggala, Enrekang, Gorontalo, Jeneponto, Kawangkoan, Kendari, Kolaka, Kotamobagu, Kwandang, Lasusua, Luwuk, Majene, Makale, Makassar, Malili, Mamasa, Mamuju, Manado, Menado, Marisa, Maros, Masamba, Melonguane, Ondong Siau, Palopo, Palu, Pangkajene, Pare-Pare, Parigi, Pasangkayu, Pinrang, Polewali, Poso, Raha, Rantepao, Ratahan, Rumbia, Sengkang, Sidenreng, Sigi Biromaru, Sinjai, Sunggu Minasa, Suwawa, Tahuna, Takalar, Tilamuta, Toli Toli, Tomohon, Tondano, Tutuyan, Unaaha, Wangi Wangi, Wanggudu, Watampone, Watan Soppeng, Cliquers, Libuo Palma • MALUKU & PAPUA: Agats, Ambon, Biak, Bintuni, Botawa, Burmeso, Dataran Hunimoa, Dataran Hunipopu, Elelim, Enarotali, Fak Fak, Fef, Ilaga, Jailolo, Jayapura, Kaimana, Karubaga, Kenyam, Kepi, Kigamani, Kobakma, Kota Mulia, Kumurkek, Labuha, Maba, Manokwari, Masohi, Merauke, Morotai Selatan, Nabire, Namlea, Namrole, Oksibil, Oobo, Rasiei, Sanana, Sarmi, Saumlaki, Sentani, Serui, Sorendiweri, Sorong, Sugapa, Sumohai, Tanah Merah, Teminabuan, Ternate, Tiakur, Tidore, Tigi, Timika, Tiom, Tobelo, Tual, Waisai, Wamena, Waris, Weda